Konfederasi SGBN : “Selamat Atas Kemenangan SP Pendekars”
Jakarta, 1 November 2026
Hampir 10 bulan berjuang menghadapi PHK dengan alasan berakhirnya kontrak, akhirnya anggota Serikat Pekerja Pendekars (SP Pendekars) sudah bisa bernafas lega. Perjuangan yang diragukan oleh lebih dari setengah anggota SP Pendekars tersebut, berbuah manis dengan dipekerjakannya kembali anggota yang sudah di PHK. Tambahan bonus bagi perjuangan tersebut adalah, terbitnya Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Juanda sebagai pekerja tetap. Juanda adalah pekerja pertama yang dipanggil perusahaan untuk dipekerjakan kembali dan menerima SK Pengangkatan.
Baca : Federasi SPMS, “Selamat Bergabung Dan Berjuang SP Pendekars”
Semua berawal dari kegelisahan buruh-buruh yang disuruh oleh perusahaan untuk menandatangani Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Mereka gelisah sebab akibat penandatanganan kontrak tersebut maka massa kerja mereka akan dihitung sejak tanda tangan kontrak tersebut. Padahal semua buruh yang menandatangani kontrak telah bekerja sebelum perusahaan tersebut menyuruh mereka menandatangani kontrak.
Konfederasi Sentral Gerakan Buruh Nasional (K.SGBN) selaku Konfederasi tempat Federasi Serikat Pekerja Multi Sektor (F.SPMS) bernaung, sampai hadir ditengah perlawanan tersebut. “Sebelum dan setelah Kongres F.SPMS kami hadir ditengah-tengah kawan-kawan yang sedang berlawan di Kabupaten Langkat”, ucap Akbar. Ia (Akbar) adalah salah satu Pengurus Pusat K.SGBN yang diutus ke Sumatera Utara untuk membuat pendidikan di SP Pendekars. Menurut Akbar ditengah perjuangan yang bergulir kekompakan adalah hal yang harus terus dirawat. “Pada beberapa kali pendidikan disana fokus kami hanya pada menjaga bangunan kekompakan mereka”, sambung Akbar.
Baca Juga : Manifesto KP-SGBN, Bangun Persatuan Gerakan Buruh – Arah Juang
Sumanto yang juga merupakan Pengurus K.SGBN yang turut hadir ke Langkat mengatakan bahwa modal perjuangan buruh hanya di kekompakan dan jumlah massa. “Kekompakan harus menjadi hal yang dijaga ketat saat terjadinya perlawanan serikat, sebab tentang jumlah massa yang masih mau melawan ditentukan dari kekompakan itu”, ucap Manto. Lanjutnya, “yang ada justru saat perlawanan berjalan, anggota berkurang karena intimidasi dan rasa takut yang tak karuan. Maka dari itu kekompakan harus dirawat terus untuk menjaga massa tidak berkurang dengan signifikan. “Ntar kalau sudah berhasil, disitulah moment serikat kembali membesarkan dirinya dengan memperbanyak anggota dengan menyiarkan keberhasilan yang diraih”, tambah Manto.
Manto pun mengatakan bahwa saat ini selain Juanda sudah ada beberapa yang bekerja kembali dengan menerima SK Pengangkatan Sebagai Pekerja Tetap di perusahaan. “Kawan kawan disana sudah menang 3 kali sekaligus, yang pertama berhasil membatalkan kontrak, lalu yang kedua berhasil menerima SK Pengangkatan sebagai Pekerja Tetap. Namun yang membuat semakin luar biasa adalah pernyataan dalam SK tersebut yang mengatakan mereka sebagai pekerja tetap sejak masih buruh harian lepas”, info Manto. Lanjutnya, “harus nya semakin besar serikat itu disana, harusnya berliat-lipat massa nya, karena sudah terbukti dan nyata mereka sudah bisa kembali bekerja.
Akbar juga mengatakan harusnya berita keberhasilan ini dapat disampaikan ke perusahaan tetangga, sebab disekitar tempat kerja SP Pendekars banyak juga perusahaan. “Dari hasil komunikasi saat kami disana dengan kontak kontak pekerja dari perusahaan tetangga, diketahui perusahaan lain juga banyak yang melanggar aturan”, ucap Akbar. Lanjutnya, “jadi itu peluang membesarkan serikat di daerah itu. Bayangkan kalau jumlah anggota disana bersama perusahaan lain bisa mencapai 200 orang, wah, enak sekali itu buat demo nekan pemerintah”, terangnya. “Jadi, kalau anggota-anggota SP Pendekars mau aman dan kuat saat ada gangguan, harus segera gerak cepat besarkan serikat diperusahaan dan bangun diperusahaan lain”, ucap Akbar.
Akhir wawancara dengan Sumanto dan Akbar selaku Pengurus Pusat Konfederasi Sentral Gerakan Buruh Nasional (K.SGBN) mereka tak lupa ucapkan selama bagi SP Pendekars. “Kami atas nama Konfederasi SGBN mengucapkan selamat kepada SP Pendekars atas keberhasilannya, dan kiranya tidak menjadi terlena dan membiarkan serikat melemah”, ucap Sumanto. Akbar pun juga tak lupa mengucapkan selamat sembari menyampaikan harapannya kepada SP Pendekars. “Ini kesempatan menjadi lebih besar, saya tunggu berita tentang besarnya SP Pendekats dan terbangunnya serikat baru diperusahaan sekitar segera, tutup Akbar. (yig)
(yig)




